Dalam rangka mendukung pencapaian sasaran RPJMN 2015 – 2019, yaitu peningkatan keterkaitan kota-desa melalui pengembangan pusat-pusat pertumbuhan, Pemerintah Indonesia mendapatkan dukungan teknis dari Pemerintah Kanada melalui Proyek National Support for Local Investment Climates – National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC-NSELRED). Proyek NSLIC-NSELRED merupakan program penguatan kapasitas stakeholders, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk meningkatkan iklim investasi usaha dan menguatkan pengembangan ekonomi local dan daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Asisten Deputi Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan, Arief Wiroyudo, membuka secara resmi gelaran acara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai bentuk tindak lanjut dari kerjasama ini, maka pada tanggal 18 Mei 2018 lalu, bertempat di Hotel Le Meridien, Jakarta, telah dilaksanakan Lokakarya Penguatan Forum Stakeholders Pengembangan Ekonomi Lokal Daerah di Tingkat Pusat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi pengembangan terkait kota-desa serta memfasilitasi pengembangan ekonomi lokal dan daerah, sesuai dengan hasil telaah awal dari NSLIC yang berhasil mengidentifikasi sejumlah bentuk forum stakeholders di tingkat pusat yang terkait dengan pengembangan ekonomi lokal dan daerah.

Dirjen PDT Kemendesa, Samsul Widodo, memaparkan rencananya mempromosikan alpukat dari So’e untuk ASIAN Games 2018 dan Annual Meeting IMF 2018

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Acara dibuka oleh Direktur DTTP Bappenas yang dalam hal ini diwakili oleh Kasubdit Transmigrasi dan Perbatasan, Bapak Arief Wiroyudo. Lalu dilanjutkan oleh Bapak Jeffrey Ong selaku perwakilan dari Global Affairs Canada. Acara lalu dilanjut oleh paparan dari Dirjen PDT Kemendesa, Bapak Samsul Widodo, yang menjelaskan bagaimana pentingnya kerjasama dengan para offtaker-offtaker baru yang seiring zaman-dalam hal ini adalah startup-startup e-commerce. Zaman dan teknonologi yang terus maju dan tentuya akan sulit untuk dilawan, harus mulai dimanfaatkan oleh para petani dan nelayan dalam menjual produk mereka. Pak Samsul juga menjelaskan bagaimana upaya yang Ditjen PDT lakukan demi pelatihan-pelatihan kepada para petani demi keberlangsungan apa yang mereka tanam. Ibu Frida Rustiani dari NSLIC-NSELRED juga memberikan tinjauannya terhadap masterplan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia.

Beberapa startup e-commerce yang berhasil didekati oleh Kemendesa

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.