KENDARI. Universitas Halu Oleo, salah satu mitra utama proyek NSLIC/NSELRED di Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan ‘Expo dan Kontes Unggas 2019’ yang berlangsung pada 21-22 November 2019 bertempat di Kampus Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari seminar internasional yang digelar Universitas Halu Oleo dengan tema Improving Tropical Animal Production for Food Security (ITAPS) pada 23 November 2019 kemarin di Kota Kendari.

Pada kegiatan ‘Expo dan Kontes Unggas 2019’ tersebut, kelompok tani dan peternak dampingan proyek NSLIC/NSELRED dari Desa Lalosingi dan Desa Aunupe, Kabupaten Konawe Selatan bersama koperasi/kelompok produksi tepung ikan di Kota Kendari turut menampilkan sejumlah produk hasil pertanian dan peternakan yang telah mereka produksi melalui pendampingan teknis NSLIC/NSELRED Provinsi Sulawesi Tenggara. Produk-produk tersebut antara lain tepung ikan untuk pakan unggas, pupuk organik yang diolah dari limbah peternakan sapi, beberapa tanaman hortikultura hasil budidaya non-pestisida kimia yang menghasilkan buah dan sayuran organik seperti Cabe Rawit, Cabe Keriting, Terong, Tomat, Timun, Kacang Panjang, Kangkung, Pepaya, Melon, Madu Trigona, dll. Minat pengunjung pameran ternyata cukup tinggi dan produk-produk tersebut habis terjual di akhir expo.

 

Rektor Universitas Halu Oleo, Prof.Dr. Muhammad Zamrun, M.Si, M.Sc (kedua dari Kanan) didampingi oleh Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si (paling Kanan), Ketua Senat dan Dharma Wanita Universitas Halu Oleo mengunjungi stand pameran NSLIC/NSELRED saat ‘Expo dan Kontes Unggas 2019’ di kampus Universitas Halu Oleo pada 21-22 November 2019. [Photo: NSLIC/NSELRED]

Stand pameran NSLIC/NSELRED pada ‘Expo dan Kontes Unggas 2019’ di kampus Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo pada 21-22 November 2019. [Photo: NSLIC/NSELRED]

Pengunjung expo yang membeli tanaman yang dipajang di stand NSLIC/NSELRED. Berbagai tanaman hortikultura tersebut merupakan hasil dukungan NSLIC/NSERLED untuk program pertanian dan peternakan terintegrasi di Kabupaten Konawe Selatan. [Photo: NSLIC/NSELRED]

NSLIC/NSELRED juga menampilkan dokumentasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai tindak lanjut MoU antara NSLIC/NSELRED dan Universtas Haluoleo untuk kerjasama pengembangan peternakan dan pertanian terintegrasi di Kabupaten Konawe Selatan. Sejumlah kegiatan tersebut antara lain peningkatan populasi ternak sapi melalui inseminasi buatan dan sinkronisasi estrus di Desa Lalosingi, Amotowo dan Lalonggapu; Peningkatan pertambahan bobot harian atau Average Daily Gain (ADG) ternak Sapi melalui manajemen pakan hijauan berkualitas dan pakan olahan dari sisa hasil pertanian di tiga kecamatan; Pilot penggemukan ternak Sapi; Pengolahan pupuk organik dari limbah peternakan Sapi; Pengembangan pertanian organik; Pelatihan teknis budidaya dan penanganan hama penyakit tanaman hortikultura; dan pelatihan/pendampingan teknis aplikasi pestisida hayati dan pestisida nabati pada tanaman hortikultura.

Produk-produk pengetahuan (knowledge products) NSLIC/NSELRED yang disusun bersama multi-stakeholders di Provinsi Sulawesi Tenggara antara lain Universitas Halu Oleo juga turut ditampilkan, seperti Kajian Ekonomi Komoditas Sapi Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Bombana, Kajian Ekonomi Komoditas Perikanan Kota Kendari dan Kota Baubau, leaflet panduan manajemen pemeliharaan ternak sapi dan pakan penggemukan sapi, lembar informasi profil proyek, infografis perkembangan ekonomi lokal, dll.

 

Penyerahan piala dan sertifikat oleh panitia ‘Expo dan Kontes Unggas 2019’ Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo kepada NSLIC/NSELRED yang diwakili oleh District Facilitator Konawe Selatan, Kiki Sriyanti (kedua dari Kanan) atas kerjasama dan partisipasi NSLIC/NSELRED. [Photo: NSLIC/NSELRED]

 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.