Please open Admin -> Appearance -> Menus Setting

Bappeda Bombana dan Proyek NSLIC/NSELRED menggelar pertemuan Multi Stakeholder Forum (MSF) di Kabupaten Bombana, Jumat (16/10) di Aula Hotel Grand Lampusui Kasipute. Pada sambutannya, Kepala Bappeda Bombana Drs. Zulkarnaeni, M.Si. menyatakan bahwa tujuan pertemuan yang digagas oleh MSF adalah untuk membentuk Pokja Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) dan Pokja Peningkatan Partisipasi Ekonomi Perempuan (P2EP) dalam rangka  pengembangan ekonomi lokal dan iklim investasi daerah di Kabupaten Bombana.

Sebanyak 22 peserta yang hadir, dari unsur OPD, BAPPEDA, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Transmigrasi & Tenaga Kerja, Dinas Perindagkop & UKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Bagian Hukum Setda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Asosiasi UPK, bersepakat membentuk forum Kelompok Kerja (Pokja) untuk memperkuat ekonomi daerah.

Koordinator Provinsi Sultra Proyek NSLIC/NSELRED Diah Faradillah menyatakan proyek dukungan nasional bagi peningkatan pengembangan ekonomi lokal dan daerah merupakan  proyek  kemitraan Pemerintah Indonesia (melalui Kementerian PPN/BAPPENAS) dan Pemerintah Kanada (melalui Global Affairs Canada). Fokus dukungan proyek ini pada perbaikan iklim usaha dan investasi bagi Koperasi dan UMKM dalam pembangunan ekonomi lokal dan regional. Proyek ini hingga 2022 akan memperkuat kapasitas para pihak di Kabupaten Bombana, Konawe Selatan, Kendari, Baubau dan Wakatobi.

Di Kabupaten Bombana, terbentuknya Pokja PEL dan Pokja P2EP diharapkan mampu memicu penguatan UMKM dan Koperasi berbasis produk unggulan lokal. Selain pembentukan Pokja, peserta pertemuan juga  telah berhasil merumuskan struktur kelembagaan dan tupoksi Pokja serta rencana kerja forum untuk enam bulan ke depan, 2017-2018. Tugas pokok dari Pokja hingga 2022 adalah mengatasi hambatan usaha daerah, menciptakan peluang usaha, mengembangkan kerja sama ekonomi, promosi dan penguatan UMKM perempuan.

 

 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.